![]() |
| Gosip di Kantor |
Masyarakat yang santai, pengangguran dan sedikit bekerja akan menjadi tempat yang subur untuk tumbuh gosip. Budaya penghormatan karena pencitraan juga merupakan katalis yang mempercepat dan melanggengkan gosip. Gosip seolah menjadi senjata yang sangat ampuh untuk menyulap orang biasa menjadi tenar dan terkenal dalam waktu yang singkat. Sebaliknya orang yang sudah membangun reputasi dan nama baik selama bertahun-tahun bisa jatuh seketika karena gosip. Tidak adil bukan? Atau anda lebih menyukai kondisi itu, karena anda sudah kehabisan akal untuk mendongkrak nasib anda dengan kemampuan anda yang terbatas?
Sampai saat ini belum ada resep yang mujarab untuk menangkal gosip. Paling-paling yang bisa kita lakukan hanya mengalihkan gosip itu agar tak terus ramai dibicarakan. Namun sesungguhnya itu tidak menghilangkan anggapan orang yang sudah termakan gosip. Hal yang cukup membantu meredam gosip adalah dengan membiarkannya dan tidak memperdulikan. Semakin diladeni semakin pula ia menjadi-jadi. Dan yang perlu anda ketahui bahwa di manapun dan sampai kapan pun kebenaran pasti akan terlihat.
Untuk anda yang gemar bergosip, hentikanlah! Kebiasaan itu akan membuat anda semakin malas bekerja. Jiwa anda akan terdidik untuk selalu melihat kekurangan orang lain. Kepandaian anda tidak berkembang, karena waktu anda yang seharusnya untuk mengembangkan pribadi anda, habis dengan mengurusi orang lain.
Berhati-hati dan waspadalah anda dengan gosip. Karena secara halus dan pasti gosip akan menghancurkan orang yang bergosip dan yang digosipkan. Jadi apa untungnya gosip untuk anda?
Salam


Gosip = di gosok makin siiip, uenak tenan iku boss. hahahah... mantabs..
BalasHapusby,
http://aliae-nextime.blogspot.com/