Orang-orang yang Berbahagia



(foto ilustrasi; sumber : kaskus.com)
Kalau anda berjalan di sepanjang jalan, baik di kota maupun di ujung desa manapun Insya Allah terkadang akan ketemu dengan orang yang menurut sebagian orang yang mengaku normal disebut sebagai "orang gila". Adakah orang bisa berpikir bahwa ada orang yang sehat jiwanya menari-nari di perempatan atau di pinggir jalan?

Tetapi apakah ia itu benar tidak sehat jiwanya? Apakah ia pernah korupsi? Apakah ia pernah menyakiti hati orang? Apakah ia pernah mencuri atau sengaja mencuri? mencopet atau menjambret? Bukankah terkadang ia berjoget-joget di jalan dengan penuh suka cita itu sesungguhnya berkata pada orang-orang yang kebetulan punya akal pikiran : "kenapa engkau cemberut, uring-uringan dan bermuka sedih ? Kau punya mobil kan? Punya rumah kan?

Lihatlah aku, tak punya apa-apa, tak punya rumah, tak punya pekerjaan, tak pernah sekolah, tak tahu apa-apa mengenai negara dan masyarakat, tak mendapat gaji, tidak akan kawin seumur hidup, tak punya harapan dan karier apa-apa di muka bumi ini - tetapi aku selalu bergembira.

Jadi akankah kita lebih bahagia dari mereka ?

Ya Allah, beribu rasa syukur hamba panjatkan atas limpahan cahaya, rizki dan kebahagiaan yang selalu Engkau limpahkan kepada kami, semoga atas perkenaanmu kami bisa menjadi hamba-Mu yang selalu berbahagia dan pandai Bersyukur.. Amiin 2x

Salam

1 komentar:

Informasi Pilihan Identitas Jika Berkomentar:

Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Wordpress : Blog dengan account wordpress
Name/URL : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Anonymous : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda.