Harapan Adalah Lentera Kehidupan

Gambar Ilustrasi, sumber : cintanorma-ku.blogspot.com

Tuhan tahu
Mimpi memang sulit diwujudkan
Namun jangan kau biarkan orang lain
merenggutnya darimu
Bertahanlah
Akan selalu ada hari esok
Kau akan menemukan jalan pada waktunya
(Cuplikan lagu Hero, Mariah Carey).

Apa beda hari Senin dengan Selasa? Apa beda tanggal 1 dengan tanggal 30? Mungkin tak banyak. Itu sekedar penanda waktu yang biasa. Tanggal 1 waktu gajian, tanggal 30 waktu puncak menahan keinginan belanja. Selebihnya toh sama saja. Awal hari ditandai dengan kokok ayam, malam hari ditandai bunyi gareng pung (jenis serangga yang bunyi di malam hari habitatnya di pohon besar).

Mungkin itu sebabnya setiap orang mesti punya tujuanyang hendak diwujudkan. Ini yang akan membuat harinya tidak akan pernah sama. Setiap terbit matahari berarti dimulailah langkah menuju tujuan itu. Hari-hari kedepan terasa seperti petualangan yang tak akan pernah menjemukan. Hidup adalah perjudian yang tidak pasti. Yang pasti hanyalah kematian. Coba anda sebutkan hal yang akan terjadi pada diri anda 10 tahun lagi? 6 bulan lagi? atau 5 menit lagi? Dapatkah anda menyebutkannya? Sudahkah anda mempersiapkan kemenangan atau kekalahan anda?

Bersyukur kita manusia dikarunia beribu-ribu potensi. Potensi yang akan menjadi senjata kita memenangi permainan, meraih cita-cita dan harapan. Mulai sekarang gantungkanlah harapan, dan berusahalah mencapainya dengan segenap ilmu dan tenagamu. Saat malam terasa amat sunyi dan kelam, harapan akan jadi penerang. Asal tidak berpaling, akan terselip sebuah jalan. Saat ternyata bintang pun turut menghilang, langkah tetap surut berpantang. Bukankah malam tergelap adalah saat menjelang fajar?

Yakinlah niscya jalan akan ditemukan.

Kejar Poin Bukan Koin

Gambar ilustrasi sumber : blogisal.wordpress.com

Hari ini kami selesai melaksanakan rapat kerja di PLN NTT. Selama 2 hari ini saya semangat sekali mengikuti rapat ini, karena dalam rapat kali ini akan ditentukan komitmen, langkah dan strategi kami dalam "menjawab" tantangan yang diberikan direksi PLN dan tentunya pelanggan PLN. Ada hal yang membuat saya senang mengikuti setiap rapat yang dilaksanakan, yakni saya dapat mendengar langsung nasihat & pencerahan dari GM PLN NTT Bpk. Santoso Januwarsono, orang yang menurut saya sungguh luar biasa. Dari beliaulah kami mendapatkan banyak inspirasi untuk selalu bekerja keras yang senantiasa dilandasi keikhlasan dan kecerdasan. Tak bosan-bosan beliau juga selalu mengingatkan kami untuk selalu kompak.

Pagi tadi (12/01/2011) rapat dimulai jam 06.00. Karena antusiasme dari kami semua, rapat dimulai tepat waktu dan tidak ada yang terlambat,,sebuah langkah awal yang sangat bagus. Berikutnya kami memaparkan semua program untuk menghadapi tantangan terbaru yakni melistriki 60% masyarakat NTT. Kalau ini berhasil dan Insya Allah berhasil, tentu masyarakat akan sangat berbahagia dapat menikmati listrik, betapa negara akan sangat terbantu dengan kondisi ini. Tidak dilihat dari besarnya keuntungan jangka pendek, tapi dalam tahap 3-5 tahun tentunya kehidupan masyarakat indonesia akan semakin membaik.

Salah satu pelajaran berharga yang saya ambil dari rapat kali ini adalah "Tidak mengejar koin, tetapi kejarlah poin". Koin akan mengejar PLN apabila PLN berhasil mendapatkan poin dari masyarakat. Semoga dengan semangat kerja keras dan ikhlas dari kami semua segenap karyawan PLN NTT, mampu mendapatkan poin di masyarakat NTT..Amiin 2x

Menatap Sang Surya










dalam dinginnya malam ini kadang kuteringat akan dirimu …
teringat ketika senyummu masih untukku …
yang selalu hadir dalam mimpiku …
yang sampai saat ini masih ada di lubuk hatiku …

kau yang dulu kucinta …
dan sampai kapanpun kau selalu kucinta …
biar kita tidak bersama dalam jumpa …
yakinlah kita tetap saling "bicara" …


memang ku tak pernah bisa menyadari …
semua keegoisanku pada diri …
mungkin itu yang membuatmu lelah dan muak …
hingga kau tinggalkanku sendiri …

tak banyak kata lain untukmu lagi …
selain kata “aku masih sayang kamu” …
hanya itu yang masih melekat difikiranku …
tak pernah hilang dalam dekapan waktu yang terluka …

disini dibatas senja kuberdiri …
menatap sang surya tuk tak tenggelam …
supaya kau tak terlelap dalam tidur …
supaya kau tetap bangkit dan berlari ….

Karena fajar pasti akan datang membuka malam ...